Langsung ke konten utama

Aktivitas Pedagang di Kebun Binatang Ragunan, Warna dan Cerita di Balik Wisata Satwa

Aktivitas Pedagang di Kebun Binatang Ragunan, Warna dan Cerita di Balik Wisata Satwa

Jakarta - Selain menikmati keindahan alam dan beragam satwa, pengunjung Kebun Binatang Ragunan juga dapat menemukan pengalaman menarik melalui aktivitas para pedagang yang ada di dalam area wisata tersebut.

Kehadiran mereka tidak hanya melengkapi kebutuhan pengunjung, tetapi juga memberikan warna tersendiri bagi perjalanan wisata.

Di sepanjang jalur utama kebun binatang, berbagai pedagang kaki lima menawarkan aneka dagangan seperti makanan ringan, minuman segar, mainan anak-anak, hingga oleh-oleh khas Ragunan. Menu seperti kerak telor dan pecel menjadi favorit pengunjung untuk dinikmati sambil berkeliling melihat satwa.

Tidak hanya itu, beberapa pedagang juga menjual suvenir khas, seperti kaus bergambar satwa, topi, hingga boneka bertema hewan. Barang-barang ini sering dibeli oleh pengunjung sebagai kenang-kenangan setelah berwisata di Ragunan.
Aktivitas pedagang di Kebun Binatang Ragunan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi pengunjung, keberadaan pedagang memudahkan mereka mendapatkan kebutuhan selama berada di area yang luas ini tanpa harus keluar lokasi. Sementara itu, bagi para pedagang, ini menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan, terutama saat musim liburan dan akhir pekan.

Meski demikian, pengelola Kebun Binatang Ragunan memastikan bahwa aktivitas pedagang tetap tertata dengan baik. Pedagang diwajibkan beroperasi di area yang telah ditentukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

Dengan suasana yang ramai dan beragam aktivitas yang ditawarkan, para pedagang menjadi bagian tak terpisahkan dari wisata Kebun Binatang Ragunan. Kehadiran mereka tidak hanya memenuhi kebutuhan pengunjung, tetapi juga memberikan nuansa khas yang menjadikan Ragunan semakin hidup dan menarik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Introduction English

Hallo, my name is Muhammad Aldie Pratama. I was born in jakarta, 05 july 2003. My last education is senior high school in smkn 1 Bojonggede, I live in Tajurhalang Bogor. My hobby is watching movie. I have 1 brother. My reason to study photography is I interesting about fotografi. My expectation after graduating from Polimedia is I hope to find a suitable job in the field .

Pecel Ragunan : Kuliner Nusantara yang Menggugah Selera

Pecel Ragunan : Kuliner Nusantara yang Menggugah Selera Jakarta - Kawasan Ragunan di Jakarta Selatan tidak hanya dikenal sebagai lokasi wisata Kebun Binatang Ragunan, tetapi juga sebagai surga kuliner yang menawarkan beragam hidangan khas Nusantara. Salah satu kuliner di daerah ini adalah Pecel, makanan tradisional yang tak pernah kehilangan penggemar. Pecel adalah hidangan sederhana namun kaya rasa, terdiri dari aneka sayuran segar seperti kangkung, tauge, kacang panjang, dan bayam, yang disiram dengan bumbu kacang khas. Di kawasan Ragunan, penjual pecel yang tepatnya berada di dalam kawasan kebun binatang Ragunan menawarkan berbagai variasi sajian dengan sambal kacang yang kental dan aroma khas, yang membuat setiap suapan terasa nikmat. Penjual pecel di sekitar kawasan kebun binatang Ragunan biasanya menyajikan aneka lauk tambahan seperti tempe goreng, tahu, telur, hingga kerupuk renyah. Dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp20.000 hingga Rp25.000 per por...

Masjid Jami’ Ar-Raudhah Simpang Ragunan: Fasilitas Ibadah dan Hijaukan Lingkungan

Masjid Jami’ Ar-Raudhah Simpang Ragunan: Fasilitas Ibadah dan Hijaukan Lingkungan Jakarta - Masjid Jami’ Ar-Raudhah, yang terletak di kawasan strategis Simpang Ragunan, Jakarta Selatan, menjadi salah satu fasilitas ibadah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga sekitar serta pengendara yang melintas. Masjid yang dibangun oleh BUMD dan Pemprov DKI ini diresmikan oleh Heru Budi Hartono pada 6 September 2024, dikenal dengan desain arsitektur modern menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan menenangkan. Lokasinya yang berada di dekat simpang utama menjadikannya mudah dijangkau oleh masyarakat, baik untuk shalat lima waktu, kegiatan keagamaan, maupun sekadar beristirahat sejenak dari perjalanan. Masjid ini dibangun di lahan milik DKPKP (dinas ketahanan pangan, kelautan dan pertanian) provinsi DKI Jakarta. DKPKP hadir dengan program penghijauan melalui penjualan berbagai jenis tanaman hidup. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih ped...